MAKALAH
PENGARUH
GLOBALISASI BAGI MASYARAKAT
di
susun oleh
|
nama
|
:
|
Rochayati
|
|
no.
|
:
|
14
|
|
kelas
|
:
|
XII
IPA 1
|
SMA
Negeri 1 Sentolo
Alamat
: Plasa, Banguncipto, Sentolo KP
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kepada
Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah- Nya sehingga
karya tulis yang berjudul MAKALAH PENGARUH GLOBALISASI BAGI MASYARAKAT ini
dapat diselesaikan dengan baik.
Karya tulis ini disusun dalam rangka
memenuhi tugas semester genap. Dalam penyelesaian karya tulis ini, saya
mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan
terima kasih kepada:
1. Ibu
Siti Aminah S.Pd., selaku guru mata pelajaran PKn,
2. Semua
teman- teman yang telah membantu dalam penulisan karya tulis ini.
Saya menyadari bahwa tak ada gading yang
tak retak. Karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu,
kritik dan saran yang bersifat membangun sangat saya harapkan guna
menyempurnakan karya tulis saya.
Semoga makalah pengaruh globalisasi bagi
masyarakat ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan
pembaca pada khususnya.
Hormat saya,
Rochayati
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
………………………………………………………………...… i
KATA PENGANTAR
…………………………………………………………………. ii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………
iii
BAB
I PENDAHULUAN ……………………………………………………………... 1
1.1 Latar
Belakang ……………………………………………………………... 1
BAB II ISI
…………………………………………………………………………...… 2
1.2 Tanda-
tanda Globalisasi …………………………………………...…....… 2
1.3 Aspek-
aspek Globalisasi …………………………………………...…...… 2
1.4 Pengaruh
Globalisasi ………………………………………………..…..… 3
1.5 Sisi
Positif dan Sisi Negatif Globalisasi …………………………..……..... 4
1.6 Sikap
terhadap Globalisasi ……………………………………………...… 6
1.7 Implikasi Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara
…………….…….....…7
DAFTAR
PUSTAKA …………………………………………………………….…… 8
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Menurut
Kamus Bahasa Indonesia, Globalisasi adalah proses masuk ke ruang lingkup dunia.
Globalisasi berasal dari kata globe/global yaitu dunia atau bola dunia.
Dapat pula diartikan sebagai hal-hal kejadian secara menyeluruh dalam
berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi batas-batas yang mengikat
secara nyata.
Globalisasi
adalah suatu keadaan yang mendunia dimana hubungan sosial dan saling
ketergantungan antar negara dan antar manusia semakin besar, batas-batas
kedaulatan suatu negara dan bangsa menjadi kabur serta keputusan atau kegiatan
dibelahan dunia yang satu dapat mempengaruhi keputusan belahan dunia yang lain.
Secara
literal, globalisasi adalah sebuah perubahan sosial berupa bertambahnya
keterkaitan diantara masyarakat dan elemen-elemennya yang terjadi akibat
transkulturasi dan perkembangan tekhnologi di bidang transportasi dan
komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan ekonomi internasional.
BAB II ISI
2.1
Tanda-tanda globalisasi :
a. Meningkatnya perdagangan
global.
b. Meningkatnya aliran modal
Internasional,investasi langsung luar negeri.
c. Meningkatnya aliran data
lintas batasmelaui internet,telepon dan satelit komunikasi.
d. Adanya desakan dari belahan
bumi lain untuk mengadili penjahat perang, menyerukan keadilan.
e. Meningatnya pertukaran
budaya internasional melaui felm hollywood, bollywood dan mandarin.
f. Menyebarnya
pahammultikulturalisme sereta semakin besar akses individu terhadap berbagai
macam budaya.
g. Meningkatnya perjhalanan
turis lintas negara.
h. Meningkatnya imigrasi
termasuk yang ilegal.
i.
Berkembangnya
infrastruktur telekomunikasi global.
j.
Berkembangnya
sistem keuangan global.
2.2 Aspek-
Aspek Globalisasi :
1. Globalisasi
Informasi dan Komunikasi
Informasi
dan komunikasi yang didukung tekhnologi canggih semakin efisien dan
efektif. Contoh : Telepon, Radio, Televisi, Internet dapat mengatasi
jarak jauh menjadi dekat, dapat digunakan berkomunikasi antar warga suatu
negara dengan warga negara lain yang saling berjauhan.
2. Globalisasi
Ekonomi
Globalisasi
ekonomi merupakan pengintegrasian ekonomi nasional bangsa- bangsa kedalam
sistem ekonomi global baik yang menyangkut pasokan, permintaan transportasi,
tenaga kerja, bahan mentah, distribusi serta pemasaran. Globalisasi
ekonomi menghendaki persaingan bebas melalui mekanisme pasar sehingga mekanisme
dasar itulah yang menentukan apakah produk dari sebuah negara dapat bersaing
atau tidak.
3. Globalisasi
Hukum
Globalisasi
adalah mengaburkan batas- batas kenegaraan dibidang hukum sehingga tidak
ada lagi negara yang dapat mengklaim bahwa ia menganut sistem hukum nasional
secara absolut.
4. Globalisasi
Politik
Globalisasi
politik menyangkut isu demokratisasi dan hak asasi manusia. Kesadaran
warga negara diberbagai belahan dunia untuk berpartisipasi di bidang politik
semakin meningkat, demikian halnya dengan HAM yaitu kemampuan dan kesadaran
untuk menghargai HAM dan menegakkannya semakin tumbuh dimana-mana.
5. Globalisasi Ilmu
Pengetahuan
IPTEK
menjadi sumber kekuatan untuk mewujudkan kemakmuran. Globalisasi IPTEK
memunculkan kesadaran pentingnya pemamfaatan ilmu pengetahuan dan tekhnologi
untuk mengolah potensi alam untuk kemaslahatan hidup orang banyak.
Seperti rekayasa genetika, kloning, perkembangan komputer, dll.
6. Globalisasi
Budaya
Globalisasi budaya melalui TV, film, musik,
dll menyebabkan pertemuannya budaya- budaya dari berbagai negara yang dapat
menyebabkan fusi atau peleburan menjadi budaya baru yang produktif.
Globalisasi dapat membantu menegakkan kembali asal usul etnis, membangkitkan
tradisi dan landasan- landasan religius.
7. Globalisasi
Agama :
Globalisasi
dapat menyentuh agama- agama, terutama yang berkaitan dengan norma, nilai, dan
makna agama. Disatu sisi dengan kemajuan informasi dan telekomunikasi dapat
berakibat positif bagi agama- agama, misalnya, penyiaran nilai- nilai agama dan
sebaliknya menyiarkan jauh dari nilai keagamaan serta dapat menimbulkan
singkritisme atau mencari alternatif kepercayaan lainnya yang mereka yakini.
2.3
Pengaruh Globalisasi :
1. Bidang politik :
ü Menyebarnya nilai politik
barat seperti unjuk rasa yang kadang mengabaikan kepentingan umum.
ü Lunturnya nilai politik
yang bersifat kekeluargaan, mufakat, dan gotong royong.
ü Politik seperti tirani,
dictator mayoritas.
ü Akuntabilitas jabatan
publik semakin mendapat sorotan masyarakat.
ü Semakin banyak parpol, LSM
yang menyuarakan HAM, lingkungan yang ditunggangi pihak tertentu.
ü Melemahnya kedaulatan
Negara.
ü Masalah lokal selalu
dikaitkan ke dalam konteks global.
ü Organisasi internasional
sangat berkuasa.
ü Hubungan Internasional
lancer, multi sentris dan saling ketergantungan.
2.
Bidang Ekonomi :
ü
Modal besar semakib kuat yang lemah tersingkir.
ü
Pemerintah sebagai regulasi (penata, pengatur )
ekonomi yag ditetapkan menurut kemauan pasar.
ü
Berkurangnya subsidi terhadap sektor ekonomi rakyat.
ü
Persaingan harga dan kualitas semakin tinggi sejalan
dengan kebutuhan masyarakat.
ü
Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan dan
komoditi lainnya.
ü
Investasi asing langsung.
ü
Peredaran uang secara langsung tanpa batas Negara.
ü
Kebebasan gerak para pekerja.
3. Bidang sosial
Budaya
ü
Masuknya nilai barat yang ditiru bangsa melalui
internet, parabola, dll
ü
Memudarnya apresiasi terhadap budaya daerah seperti
: hedonisme (kenikmatan sesaat), individualisme (kepentingan diri sendiri),
pragmatism (yang menguntungkan), permisif (tidak tahu lagi), dan konsumerisme
(senag memakai barang yang kurang berguna).
ü
Lunturnya kepedulian dan kesetiakawanan sosial.
ü
Semakin memudarnya nilai agama.
4. Bidang Hukum dan Pertahanan
ü Menguatnya supremasi hukum
dan HAM.
ü Semakin banyaknya produk
hokum yang memihak kepada kepentingan rakyat.
ü Semakin menguatnya tuntutan
terhadap tugas, kinerja penegak hukum seperti jaksa, hakim, dan polisi.
ü Menguatnya supremasi sipil
menundukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan.
ü Peran masyarakat berkurang
dalam menjaga keamanan dan ketertiban karena hal itu menjadi tugas polisi dan
tentara.
2.4 Sisi
Positif dan Negatif Globalisasi
|
No.
|
Sisi Positif
|
Sisi negatif
|
|
1.
|
Liberalisasi
barang , jasa dan komoditi lainnya memberikan peluang bagi indonesia ikut
bersaing merebut pasar perdagangan luar negeri terutama
hasilpertanian,tekstil dan baha tambang.Bidang jasa indonesia punya peluang
untuk menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam, budaya tradisional
yang beraneka ragam.
|
-Arus
masuk perdagangan luar negeri menyebabkan defisit perdagangan nasional. -Maraknya penyelundupan barang ke
indonesia.
-Masuknya
wisatawan ke Indonesia melunturkan nilai luhur bangsa.
|
|
2.
|
Ada
kecendrungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke
negara berkembang dengan tujuan keuntungan geografis (bahan baku, areal luas,
tenaga kerja murah). Indonesia memiliki peluang untuk dipilih
menjadi tempat baru perusahaan itu.
|
-perusahaan
dalam negeri lebih tertarik bermitra perusahaan luar negeri. Akibatnya
industri dalam negeri sulit berkembang.
-Terjadi
kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
-Bila
perusahaan asing tersebut nantinya pindah atau pulang kamung maka akan
terjadi pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran.
|
|
3.
|
Kecenderungan
global terbatasnya investasi langsung luar negeri akan memberipeluang bagi
pasar modal Indonesia seperti BEJ (Bursa Efek Jakarta) untukmeningkatkan
transaksinya tanpa saingan investor asing.
|
-Perkembangan
perusahaan nasional mejadi lambat karena investasinya lebih banyak malalui
bursa efek dari pada mendirikan perusahaan baru.
|
|
4.
|
Peredaran
uang secara langsung dan tanpa batas negara memiliki aspek positif, antara
lain para pengusaha dapat melakukan transaksi tanpa batas ruang dan waktu,
memberi peluang bank Indonesia untuk berebut peluang jasa layanan kartu
kredit,transferantar bank, ATM dll.
|
-Maraknya
kejahatan pembobolan rekening bank melaui jaringan online.
-Banyaknya
pemalsuan mata uang baik rupiah maupun asing.
|
|
5.
|
Kebebasan
gerak para pekerja yang semakin menggelobal memberikan kesempatan pekerja
indonesia untuk memperoleh pekerjaan di perusahaan asing baik di dalam
negeri atau luar negeri.
|
-Maraknya
pekerja ilegal.
-banyaknya
pelanggaran HAM terhadap TKI di luar negeri.
|
|
6.
|
Kecenderungan
melemahnya negara daat dipakai sebagai alat uji empiris terhadap pemerintah
RI sejauh mana pemerintah dapat melakukan lobi diplomatik untuk
menyeimbangkan kekuatan dengan negara luar dan maju.
|
-Gagalnya
berbagai program pembangunan nasional karena pemerintah harus memenuhi
tuntutan lembaga internasional atau pemilik modal dari luar negeri.
-Maraknya
demonstrasi yang berakhir rusuh.
|
|
7.
|
Meski
organisasi internasional seperti Bank Dunia, WTO, IMF menunjukkan
kecendrungan sangat berkuasa dalam hubungan internasional, namun sisi
positifnyaadalah memberi peluang pada menteri ekonomi dan keuangan dan
perwakila diluar negeri untu melakukan lobi diplomatik untuk menemukan jalan
keluar dalam penyelesaina persoala ekonomi Indonesia.
|
-Melemahnya
posisi tawar-menawar dalam proses dilomasi yang dilakukan pemerintah
Indonesia.
-munculnya
rasa ketidak adilan global yang berpengaruh pada sikap apatis dalam pergaulan
Internasional.
|
|
8.
|
Distribusi
citra (image) dan informasi global terutama malalui media elektronik seperti
TV, Video dan Internet memberikan sikap positif : 1) Menjadi sarana
pendidikan bagi orang Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan dan
keterampilannya.2) Memudahkan memperoleh barang-barang manufaktur berkat
citra global.
|
-Munculnya
sikapmaterialistis, gaya hidup konsumtif dan mentalitas instan.
-Maraknya
pornografi dan pornoaksi.
-Melemahnya
nilai luhur bangsa.
|
|
9.
|
Globalisasi
turisme internasional memberikan sumbangan positif seperti menambah lapangan
kerja baru agen perjalanan, meningkatkan pendapatan hotel, transportasi,dll
|
-Maraknya
penyelundupan obat terlarang.
-Maraknya
penyakit masyarakat seperti (prostitusi, perdagangan wanita,kawin kontrak).
-Berkembangnya
penyakit menular seperti HIV-AIDS, plu Babi.
|
2.5 Sikap
Terhadap Globalisasi :
1. Mengelola
Globalisasi,
yang harus dilakukan adalah merumuskan kebijakan politik luar negeri yang lebih
realistis dan konstruktif. Halini dicapai melalui :
a. Menegaskan kembali ASEAN
sebagai pilar utama politik luar negeri Indonesia.
b. Memfokuskan perhatian
indonesia pada kebutuhan untuk mengembangkan interaksi dan hubungan baik dengan
Jepang, Korsel, Cina dan India. Dalam rangka pembentukan pasar bebas Asia
Timur (East Asia Free Trade).Memadang penting upaya mengembangkan dengan
sesama negara berkembang melalui forum OKI, G7, GNB, Eropa dan AS.
2. Memperkuat akar kebangsaan, dengan
cara berusaha mengeksplorasi kekuatan lokal dari segi pemikiran maupun aksi
dalam rangka memberdayakan diri masyarakat Indonesia.
a. Dari segi Pemikiran
berupaya terus untuk menumbuh kembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) di
masyarakat. Masih banyak masyarakat Indonesia mencari nafkah diluar
pertanian, misalnya usaha warung, jasa, pedagang eceran, dll.
b. Dari segi aksi adalah
dengan cara menghidupkan kembali program Inpres desa tertinggal (IDT), Koperasi
Kredit, Meningkatkan kualitas Sumber daya manusia (SDM), penggunaan produk
dalam negeri, revitalasi kawasan wisata,pembanguan solidaritas bangsa,dll.
c. Dalam peningkatan SDM
selain peningkatan wawasan dan keterampilan perlu dilakukan pengembangan
kepribadia melalui :
ü Penangkalan terhadap
kekuatan negatif (kesenangan berlebihan, konsumtif, mentalitas by-pass, dan
instant.
ü Proses keteladanan
ü Perluasanpenggunaan iptek
dan keterampilan.
ü Peningkatan
kehidupanreligius seseorang.
3.
Memamfaatkan globalisasi untuk pembangunan
melalui kebijakan ekonomi, pengembangan institusi, serta penyesuaian nilai
etika.
4. Memiliki
wawasan global dengan
cara tidak menerapkannya secara berlebihan ( gaya hidup).
2.6 Implikasi
Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara :
Semua perubahan itu akan berimplikasi
(melibatkan) pada hal- hal sebagai berikut :
1. Perumus kebijakan di
tingkat nasional, yaitu peningkatan srategi dan langkah- langkah operasional
untuk menciptakan iklim yang menguntungkan dunia usaha, aparat penegak hukum,
dll.
2. Daya saing makin banyak
maka perlu untuk mempertahankan dan meningkatkan pasar bagi hasil
produksi nasional.
3. Pemerintah dapat memainkan
peran sebagai fasilitator, bimbingan, kepada cendekiawan dan tenaga ahli
untuk meninbgkatkan daya saing dalam kancah internasional.
4. Bagi dunia Usaha, harus
lebih jeli mempelajari peluang yang ada di pasar danmenigkatkan produksi dan
daya saing perusahaannya.
DAFTAR ISI